Selain Kolam, Ini Media Budidaya Ikan Arwana

Media Budidaya Ikan Arwana – Ikan Arwana menjadi salah satu ikan hias yang mempunyai nilai jual yang tinggi. Harga ikan arwana ini mulai dari jutaan rupiah hingga ratusan juta rupiah. Tentunya ada beberapa faktor yang membuat harga ikan arwana ini selangit. Salah satunya ialah langkanya keberadaan ikan arwana. Permintaan akan ikan arwana ini banyak hanya saja persediaannya kadang terbatas. Itulah yang membuat harga ikan arwana ini melambung tinggi.

Karena itulah, mulai banyak orang yang akhirnya membudidayakan ikan arwana mengingat prospek bisnisnya yang begitu menjanjikan. Untuk memulainya, salah satu yang harus disiapkan ialah media budidaya ikan arwana.  Memang media yang selama ini direkomendasikan ialah kolam, karena dengan media kolam ikan tersebut bisa tumbuh dan berkembang secara maksimal. Hanya saja, keterbatasan lahan membuat kolam terkadang tidak relevan lagi.

Ada media budidaya ikan arwana selain kolam yang bisa dibuat. Apa saja media tersebut? simak ulasannya sebagai berikut:

1.    Akuarium

Media budidaya ikan arwana yang pertama yang bisa anda pilih ialah akuarium. Tentu banyak dari anda yang sudah tidak asing lagi bukan dengan media yang satu ini. Yuph, akuarium merupakan media yang digunakan oleh banyak ikan hias pada umumnya.

Bentuk aquarium biasanya memang hanya kubus ataupun balok dan terbuat dari kaca transparan sehingga bisa terlihat dari luar. Namun seiring dengan berjalannya waktu, bentuknya pun semakin beragam disesuaikan dengan interior keseluruhan rumah.

Ukuran akuarium juga beragam, biasanya disesuaikan dengan panjang ikan arwana. Misalnya jika panjang ikan arwana sekitar 20 cm, maka bisa menggunakan akuarium dengan dimensi 60 cm x 30 cm x 32 cm atau bisa juga dengan menggunakan ukuran 80 cm x 40 cm x 42 cm. sementara itu, ketebalan kaca yang dibutuhkan kurang lebih 5 cm. Ukuran akuarium tersebut juga harus memperhatikan beberapa hal, termasuk keleluasan ikannya serta enak dipandang.

Jika panjang ikan arwananya lebih dari 20 cm, maka anda juga harus menyesuaikan dengan yang lebih besar dan ketebalan kaca juga lebih, ukurannya bisa 8 hingga 12 mm.  ketebalan kaca ini juga harus diperhatikan mengingat semakin besar akuarium, maka volume air juga semakin banyak dan tekanannya juga semakin besar.

2.    Aquascaping

Media budidaya ikan arwana selanjutnya ialah aquascaping. Yuph, media ini merupakan perkembangan dari aquarium. Jika akuarium hanya sebatas kubus atau balok saja, kemudian diisi air dan alat penyaring air. Berbeda dengan aquascaping yang dilengkapi dengan berbagai jenis biota, termasuk tanaman air, batu, kerikil, kayu dan benda-benda lain yang membuat media tersebut menyerupai habitat aslinya.

Tentunya ini lebih disukai ikan dan meminimalisir tekanan stress pada ikan. Untuk menghindari benda-benda tersebut rusak karena tersenggol atau tergigit, bisa juga menggunakan pembatas kaca. Dengan demikian, bagian tanaman tersebut akan terlindungi.

3.    Community Tank

Media budidaya ikan arwana selanjutnya ialah community tank. Ikan arwana memang dikenal sebagai ikan yang soliter, namun ternyata bisa juga hidup bersama-sama dengan ikan lainnya pada satu tempat. jika anda ingin budidaya ikan arwana dengan ikan yang lainnya, maka anda bisa menggunakan community tank ini.

Pada dasarnya media ini sama dengan akuarium, hanya saja mempunyai ukuran yang besar dan bisa menampung jumlah ikan yang lebih banyak.

Itulah 3 media budidaya ikan arwana selain kolam yang bisa anda ketahui. Jadi jika anda berkeinginan untuk membudidayakan arwana namun terkendala lahan, maka bisa menggunakan media-media di atas.